Sabtu, 27 Mei 2017

Di Keramaian, Tarif Uber Selalu Lebih Tinggi

Uber membebankan biaya yang berbeda pada pelanggannya berdasarkan rute yang mereka ambil. Tujuan dari skema pembayaran ini adalah untuk mendorong para pengendara untuk mengantarkan penumpang di kawasan tertentu untuk mengurangi waktu tunggu penumpang.


Biasanya, Uber menentukan biaya yang harus dibayar pelanggan berdasarkan jarak, waktu di jalan dan tuntutan di sebuah kawasan. Tahun lalu, perusahaan tengah menguji biaya berdasakan rute untuk layanan UberX mereka di 14 kota yang juga tersedia UberPool. Dalam kasus itu, Uber meminta penumpang membayar lebih mahal di rute yang memang banyak tuntutan, lapor The Verge.

BACA JUGA : Cara Cek Tarif Uber

Namun, para sopir yang mengantarkan penumpang di kawasan tuntutan tinggi tidak akan mendapatkan pembayaran lebih. Selisih bayaran yang lebih tinggi ini akan masuk ke Uber, yang akan menggunakannya untuk melakukan promosi, seperti menurunkan harga UberPool.

Dalam pernyataan pada Android Headlines, Uber menekankan, pelanggan akan tetap tahu berapa banyak jumlah yang harus mereka bayarkan. Tahun lalu, Uber memperkenalkan model pembayaran yang memungkinkan pelanggan tahu berapa yang harus mereka bayar di muka, menghilangkan rasa ragu akan keberadaan Surge ketika tuntutan sedang tinggi.

Pada saat yang sama, para sopir protes karena menyadari adanya perbedaan jumlah uang yang mereka terima dan pelanggan bayarkan. Head of Product, Uber, Daniel Graf berkata, salah satu tujuan Uber adalah untuk memberikan "penghasilan yang konsisten", menyebutkan bahwa tanpa itu, para sopir akan pergi ke pesaingnya.

Keputusan ini muncul di saat yang genting untuk Uber. Meskipun mereka terus tumbuh pada tahun lalu, mereka justru mengalami kerugian hampir USD3 miliar (Rp40 triliun).

Perusahaan Jasa Kurir Bantah Kenaikkan Tarif


JAKARTA - Perusahaan pengiriman ekspres membantah isu adanya kenaikan tarif.

Corporate Secretary PT Bhanda Ghana Reksa Fuad Adi Siswoyo mengatakan untuk layanan BGR ekspres tarif yang dikenakan masih sama dan belum ada kenaikan.

"Sebagai contoh untuk pengiriman dalam kota Jakarta masih Rp6.000 per kilogram untuk layanan reguler," katanya kepada Bisnis di Jakarta pada Rabu (17/5/2017).

Begitu pula dengan jasa kurir asal Singapura Ninja Xpress. Country Head Ninja Xpress Indonesia Indra Wiralaksmana menjelaskan pihaknya belum ada rencana menaikkan harga.

Saat ini untuk layanan reguler di Jabodetabek, Ninja mematok tarif Rp9.000 per kilogram. Bahkan, khusus untuk bulan Ramadan tahun ini mereka memberi promo tarif flat hingga 2 kilogram dan diskon 20%.

Disarankan: Cara Cek Tarif JNE

Saat ini pihaknya sudah punya jaringan di 35 kota besar di seluruh Indonesia. Beberapa e-commerce besar yang menjadi mitranya di Indonesia antara lain Tokopedia, Lazada, Bukalapak, dan Zalora.

Demikian halnya dengan PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE). Presiden Direktur JNE Mohamad Feriadi menegaskan tak ada kenaikan harga untuk tarif JNE. "Sampai saat ini belum ada [kenaikan tarif]," ucapnya.

Kamis, 25 Mei 2017

Cara Cepat Supaya Kredit di Setujui Home Credit


Jika anda ingin membeli barang dengan cara kredit maka anda bisa mengajukan ke home kredit, karena cicilannya tidak terlalu besar, home credit hanya mengambil margin http://www.caracekonline.xyz/2017/05/cara-cek-tagihan-home-credit.html sekitar 4-5% dari harga barang per bulan. Sebelumnya kami telah mengulas topik mengenai home kredit dalam beberapa pembahasan, kini kami akan membahas kembali tentang pengajuan home kredit.

Contoh misalnya anda membeli laptop dengan harga Rp6.000.000 dan DP yang anda berikan sebesar Rp2.000.000 maka besar cicilan perbulan yang harus anda bayar adalah Rp516.300 selama 12 bulan. Jika dihitung Rp516.300×12 hasilnya adalah Rp6.195.000- Dp 4.000.000 = Rp2.195.000/Rp4.000.000 = 0,54 x100 = 54% / 12 = 4,5% Margin. Berarti home credit mengambil keuntungan Rp180.000 per bulan dari kredit anda.

Apakah anda tetap ingin mengajukan kredit pembelian barang melalui Home Credit, jika ya maka ikuti beberapa cara cepat yang kami kami paparkan disini : Hanya dalam waktu 15 – 30 menit pengajuan kredit anda akan disetujui.

1. Lengkapi Persyaratan

Sebuah lembaga kredit tentu menetapkan sebuah syarat yang harus dipenuhi nasabah jika ingin mengajukan kredit. Dalam hal ini home credit mengharuskan anda untuk melengkapi persyaratan berupa KTP Asli dan 1 Dokumen pendukung, seperti NPWP, Kartu BPJS, SIM, Tagihan Listrik atau lainnya.

2. Jawab pertanyaan Survey

Pihak Survey atau Tim Survey dari Home Credit akan memverifikasi diri anda, beberapa pertanyaan yang akan ditanyakan yaitu. Untuk siapa barang yang anda kredit? (jawab : untuk saya sendiri) dan Berapa penghasilan bulanan anda? (jawab : penghasilan pokok bulanan sekian) semakin besar penghasilan semakin besar juga kesempatan untuk disetujui.

3. Siapkan Nomor Telp yang dapat dihubungi

Selanjutnya adalah anda perlu menyiapkan nomor pribadi yang masih aktif dan dapat dihubungi. Anda juga akan mendapatkan kode verifikasi persetujuan kredit. Anda juga perlu melampirkan 3 buah nomor lainnya terdiri dari nomor saudara kandung / orang tua, nomor ponsel teman, dan terakhir nomor bos atau rekan kerja.

Baca : Cara Cek Tagihan Home Credit

4. Menunggu Persetujuan

Setelah form pengajuan kredit selesai di isi dan dikoreksi oleh petugas home credit selanjutnya anda dapat menunggu selama kurang lebih 1×12 jam untuk mengetahui apakah pengajuan kredit anda disetujui. Apabila data dinyatakan valid dan anda dapat diverifikasi dengan cepat maka pengajuan kredit anda akan langsung disetujui, kemudian menandatangani surat kontrak kredit dan anda bisa langsung membawa pulang barang yang anda kredit dari toko mitra.

Cara Berlangganan First Media di Depok dan Bogor


Berlangganan First Media di Depok saat ini sudah sangatlah mudah sekali caranya. Anda cukup duduk manis di rumah, angkat telepon anda dan menghubungi layanan service centre First Media Depok 0852 8303 6737.

Hal yang juga harus di perhatikan sebelum anda berlangganan First Media yaitu apakah di wilayah anda sudah ada jaringan First Media. Mungkin anda tidak tahu apakah di wilayah anda ada jaringan atau tidak, anda tidak perlu khawatir karena kami akan langsung datang langsung ke lokasi anda untuk mengecek ketersedian jaringan di wilayah rumah anda.

Berikut ini mungkin dapat membantu anda untuk mengetahui apakah jaringan First Media sudah tersedia atau belum di wilayah rumah anda:



Jaringan First Media Depok

Gambar ini menunjukan ciri-ciri ketersediaan jaringan first media.Idealnya Di Maksimal 50 Meter Jaraknya Dari Rumah Yang Mau di Pasang.

Berikut Cover Jaringan Untuk Daerah Bogor dan Depok
  1. Bella Casa Residence (1) Kabupaten Bogor
  2. Bella Casa Residence (2) Kabupaten Bogor
  3. Bella Casa Residence (3) (Cluster Irish & Jasmine) Kabupaten BogorRoyal Tajur Residence Kotamadya Bogor
  4. Bukit Dago (2) Kabupaten Bogor
  5. Bukit Dago Kabupaten Bogor
  6. Bukit Golf Riverside Cluster Arcadia 1 & 2 Kabupaten Bogor
  7. Bukit Golf Riverside Cluster Arcadia 1 Kabupaten Bogor
  8. Bukit Golf Riverside Cluster Golf Bulevard Kabupaten Bogor
  9. Bukit Golf Riverside Cluster Lavender & Orchid Kabupaten Bogor
  10. Bukit Golf Riverside Housing Estate Kabupaten Bogor
  11. Bukit Sentul Kabupaten Bogor
  12. Bumi Cimanggis Indah Kabupaten Bogor
  13. Bumi Pancoran Mas & Villa Pancoran Mas Kabupaten Bogor
  14. Bumi Pertiwi Indah Kabupaten Bogor
  15. Cileungsi Indah Kabupaten Bogor
  16. Cinangka Area (1) Kotamadya Depok
  17. Cinangka Area (2) Kotamadya Depok
  18. Cinere B (J) Kotamadya Depok
  19. Cinere B Kotamadya Depok
  20. Cinere C (L) Kotamadya Depok
  21. Cinere C (M) Kotamadya Depok
  22. Cinere C (N) Kabupaten Bogor
  23. Cinere C (O) Kotamadya Depok
  24. Cinere C Kotamadya Depok
  25. Cinere E Kotamadya Depok
  26. Cinere F Kotamadya Depok
  27. Cinere G (U) Kotamadya Depok
  28. Cinere G Kotamadya Depok
  29. Cinere P Kotamadya Depok
  30. Cinere R Kotamadya Depok
  31. Cinere T Kotamadya Depok
  32. Cluster Bukit Rivaria (1) Kabupaten Bogor
  33. Cluster Bukit Rivaria (2) Kabupaten Bogor
  34. Cluster Bukit Rivaria (4) Kabupaten Bogor
  35. Cluster Rivera Hills & Cluster River View Kotamadya Depok
  36. Coco Garden (Cluster Belina & Cattleya) Kabupaten Bogor
  37. Coco Garden (Cluster Modesta) Kabupaten Bogor
  38. Depok Mulya 1 Kabupaten Bogor
  39. Depok Utara Area (1) Kabupaten Bogor
  40. Detos Park View Apt (1) Kabupaten Bogor
  41. Detos Park View Apt (2) Kabupaten Bogor
  42. Gandul Area (2) Kotamadya Depok
  43. Graha Studio Alam Kabupaten Bogor
  44. Grand Depok City (Cluster Alpina & Cluster Aster) Kabupaten Bogor
  45. Grand Depok City (Cluster Anggrek 1, Ruko Arcade, Ruko Water Park, D’market & Ruko The Rose) Kabupaten Bogor
  46. Grand Depok City (Cluster Azalea) Kabupaten Bogor
  47. Grand Depok City (Cluster Griya Melati Mas Ext ) (2) Kabupaten Bogor
  48. Grand Depok City (Cluster Griya Melati Mas) (1) Kabupaten Bogor
  49. Grand Depok City (Cluster Puri Insani 2) Kabupaten Bogor
  50. Grand Depok City (Cluster Sektor Melati 1 & 2) Kabupaten Bogor
  51. Grand Depok City (Cluster Sektor Melati) Kabupaten Bogor
  52. Grand Kahuripan (1) Kabupaten Bogor
  53. Grand Kahuripan (10) Kabupaten Bogor
  54. Grand Kahuripan (11) Kabupaten Bogor
  55. Grand Kahuripan (2) Kabupaten Bogor
  56. Grand Kahuripan (3) Kabupaten Bogor
  57. Grand Kahuripan (4) Kabupaten Bogor
  58. Grand Kahuripan (6) Kabupaten Bogor
  59. Grand Kahuripan (7) Kabupaten Bogor
  60. Grand Kahuripan (8) Kabupaten Bogor
  61. Grand Kahuripan (9) Kabupaten Bogor
  62. Grand Matoa Kotamadya Depok
  63. Grand Putra Mandiri Kabupaten Bogor
  64. Green Andara Residence Kotamadya Depok
  65. Green Land Forest Park Residence Kabupaten Bogor
  66. Griya Alam Sentosa (1) Kabupaten Bogor
  67. Griya Alam Sentosa (2) Kabupaten Bogor
  68. Griya Alam Sentosa (3) Kabupaten Bogor
  69. Griya Alam Sentosa (4) Kabupaten Bogor
  70. Griya Alam Sentosa (5) Kabupaten Bogor
  71. Griya Alam Sentosa (6) Kabupaten Bogor
  72. Griya Alam Sentosa (7) Kabupaten Bogor
  73. Griya Alam Sentul (1) Kabupaten Bogor
  74. Griya Alam Sentul (2) Kabupaten Bogor
  75. Griya Alam Sentul (3) Kabupaten Bogor
  76. Griya Alam Sentul (4) Kabupaten Bogor
  77. Griya Depok Asri (1) Kotamadya Depok
  78. Griya Depok Asri (2) Kotamadya Depok
  79. Griya Sarana Husada Kotamadya Depok
  80. Griya Sasmita Depok Kabupaten Bogor
  81. Griya Telaga Permai (1) Kabupaten Bogor
  82. Griya Telaga Permai (2) Kabupaten Bogor
  83. Harvest City (1) Cluster Dianthus & Dianthus A Kabupaten Bogor
  84. Harvest City (10) (Cluster Orchid A) Kabupaten Bogor
  85. Harvest City (11) (Cluster Orchid B) Kabupaten Bogor
  86. Harvest City (12) (Cluster Orchid C) Kabupaten Bogor
  87. Harvest City (13) Cluster Orchid D & E Kabupaten Bogor
  88. Harvest City (14) (Cluster Orchid E) Kabupaten Bogor
  89. Harvest City (15) (Cluster Orchid F) Kabupaten Bogor
  90. Harvest City (16) Cluster Orchid F & G Kabupaten Bogor
  91. Harvest City (17) Cluster Orchid H Kabupaten Bogor
  92. Harvest City (18) Cluster Orchid I Kabupaten Bogor
  93. Harvest City (2) (Cluster Dianthus B) Kabupaten Bogor
  94. Harvest City (3) Cluster Durio 2 Kabupaten Bogor
  95. Harvest City (4) Cluster Durio 1 Kabupaten Bogor
  96. Harvest City (5) (Cluster Bromelia) Kabupaten Bogor
  97. Harvest City (6) (Cluster Edelweis B) Kabupaten Bogor
  98. Harvest City (7) (Cluster Florentina) Kabupaten Bogor
  99. Harvest City (8) (Cluster Oleander) Kabupaten Bogor
  100. Harvest City (9) (Cluster Quince Blossom Kabupaten Bogor
  101. Hotel Green Savana Kabupaten Bogor
  102. Hub Bogor Kabupaten Bogor
  103. Hub Cinere Kotamadya Depok
  104. Hub Depok Kabupaten Bogor
  105. Kebun Raya Residence (1) Kabupaten Bogor
  106. Kebun Raya Residence (2) & Cluster Kanya Park Kabupaten Bogor
  107. Komplek Al Kotamadya Depok
  108. Komplek Areman Baru Kabupaten Bogor
  109. Komplek Bpk 5 Kotamadya Depok
  110. Komplek Depok Maharaja (1) Kabupaten Bogor
  111. Komplek Depok Maharaja (2) Kabupaten Bogor
  112. Komplek Depok Maharaja (3) Kabupaten Bogor
  113. Komplek Depok Maharaja (4) Kabupaten Bogor
  114. Komplek Dramaga Cantik Kabupaten Bogor
  115. Komplek Lembah Hijau & Nirmala 1 (2) Kabupaten Bogor
  116. Komplek Lembah Hijau (1) Kabupaten Bogor
  117. Komplek Lembah Hijau (3) (Rw13) Kabupaten Bogor
  118. Komplek Mahogany Residence Kabupaten Bogor
  119. Komplek Marinir (1) Kabupaten Bogor
  120. Komplek Marinir (2) Kabupaten Bogor
  121. Komplek Otorita Batam & Villa Kalisari Kabupaten Bogor
  122. Komplek Pemancar Rri Kabupaten Bogor
  123. Komplek Permata Puri 2 Kabupaten Bogor
  124. Komplek Permata Puri Laguna Kabupaten Bogor
  125. Komplek Taman Melati Sawangan (1) Kabupaten Bogor
  126. Komplek Villa Nusa Indah 3 (1) Kabupaten Bogor
  127. Komplek Villa Nusa Indah 3 (2) Kabupaten Bogor
  128. Komplek Villa Nusa Indah 3 (3) Kabupaten Bogor
  129. Komplek Villa Nusa Indah 3 (4) Kabupaten Bogor
  130. Komplek Villa Nusa Indah 3 (5) Kabupaten Bogor
  131. Lembah Cinere Indah Kotamadya Depok
  132. Lotus Residence (Jl.Boulevard Grand Depok City) Kabupaten Bogor
  133. Marketing Gallery Sentul City Kabupaten Bogor
  134. Mega Residence Cileungsi Kabupaten Bogor
  135. Metland Cileungsi (1) (Cluster Chrysant, Anggrek,Melati & Sektor Antara) Kabupaten Bogor
  136. Metland Cileungsi (10) Kabupaten Bogor
  137. Metland Cileungsi (11) Kabupaten Bogor
  138. Metland Cileungsi (12) Kabupaten Bogor
  139. Metland Cileungsi (13) Kabupaten Bogor
  140. Metland Cileungsi (14) Kabupaten Bogor
  141. Metland Cileungsi (15) Kabupaten Bogor
  142. Metland Cileungsi (2) (Cluster Crysant & Lily) Kabupaten Bogor
  143. Metland Cileungsi (3) (Cluster Melati, Cluster Gardenia & Cluster Magnolia) Kabupaten Bogor
  144. Metland Cileungsi (4) Kabupaten Bogor
  145. Metland Cileungsi (5) Kabupaten Bogor
  146. Metland Cileungsi (6) Kabupaten Bogor
  147. Metland Cileungsi (7) Kabupaten Bogor
  148. Metland Cileungsi (8) Kabupaten Bogor
  149. Metland Transyogi (6) (Cluster Sherwood) Kabupaten Bogor
  150. Metland Transyogie (1) (Gandaria Sektor 2) Kabupaten Bogor
  151. Metland Transyogie (5) (Cluster Green Palma) Kabupaten Bogor
  152. Metro Residence Cibinong (1) Kabupaten Bogor
  153. Metro Residence Cibinong (2) Kabupaten Bogor
  154. Modern Hills (Cluster Transquilty) Kotamadya Depok
  155. Mutiara Depok Estate Kabupaten Bogor
  156. Mutiara Sentul (1) Kabupaten Bogor
  157. Mutiara Sentul (2) Kabupaten Bogor
  158. Mutiara Sentul (Cluster The Nature) Kabupaten Bogor
  159. Nuansa Asri Cinangka Kotamadya Depok
  160. Optical Hub Sentul City Kabupaten Bogor
  161. Palem Ganda Asri Limo Kotamadya Depok
  162. Pangkalan Jati Area (1) Kotamadya Depok
  163. Pangkalan Jati Area (2) Kotamadya Depok
  164. Pangkalan Jati Area (3) Kotamadya Depok
  165. Pangkalan Jati Area (4) Kotamadya Depok
  166. Panorama Bukit Cinere & Griya Cinere 2 Kotamadya Depok
  167. Pasir Gunung Selatan Area (1) Kabupaten Bogor
  168. Permata Arcadia Depok Kabupaten Bogor
  169. Permata Depok (1) Kabupaten Bogor
  170. Permata Depok (2) Kabupaten Bogor
  171. Permata Depok (3) Kabupaten Bogor
  172. Permata Depok (4) Kabupaten Bogor
  173. Permata Green Cinere, Villa Cinere Hijau 1 & Purnama Residence Kotamadya Depok
  174. Permata Puri 1 (1) Kabupaten Bogor
  175. Permata Puri 1 (2) Kabupaten Bogor
  176. Perum Bukit Cimanggu City (6) (Cluster Charnwood) Bogor
  177. Perum Bukit Cimanggu City (8) (Cluster Tropical Park View, Mountain Park View & Hills Park View)
  178. Perum Bukit Golf Riverside (Cluster Arcadia Park) Kabupaten Bogor
  179. Perum Bumi Mutiara (1) Kabupaten Bogor
  180. Perum Bumi Mutiara (2) Kabupaten Bogor
  181. Perum Bumi Mutiara (3) Kabupaten Bogor
  182. Perum Bumi Mutiara (4) Kabupaten Bogor
  183. Perum Bumi Mutiara (5) Kabupaten Bogor
  184. Perum Bumi Mutiara (6) Kabupaten Bogor
  185. Perum Bumi Mutiara (7) Kabupaten Bogor
  186. Perum Cibinong City Kabupaten Bogor
  187. Perum Duta Kranji (5) Bogor
  188. Perum Kahuripan Mas (1) & (Cluster Griya Pmi Asri) Kabupaten Bogor
  189. Perum Kahuripan Mas (2) Kabupaten Bogor
  190. Perum Kalibaru Permai Kabupaten Bogor
  191. Perum Persada Depok Kabupaten Bogor
  192. Perum Taman Serua Depok Kabupaten Bogor
  193. Perum Telaga Jambu Sawangan Kabupaten Bogor
  194. Pesona Cinangka Asri Kotamadya Depok
  195. Pesona Depok Estate (2) Kabupaten Bogor
  196. Pesona Khayangan 1 Kotamadya Depok
  197. Pesona Khayangan 2 (1) Kotamadya Depok
  198. Pesona Khayangan 2 (2) Kotamadya Depok
  199. Pesona Khayangan Mungil 1 Kotamadya Depok
  200. Pondok Bambu Kuning (1) Kabupaten Bogor
  201. Pondok Bambu Kuning (2) Kabupaten Bogor
  202. Pondok Cibubur (1) Kabupaten Bogor
  203. Pondok Cibubur (2) Kabupaten Bogor
  204. Pondok Indah Pancoran Mas Kabupaten Bogor
  205. Pondok Kukusan Permai Kabupaten Bogor
  206. Pondok Mandala 1 & 2 Kabupaten Bogor
  207. Pondok Mekarsari Permai (2) Kabupaten Bogor
  208. Pondok Mekarsari Permai Kabupaten Bogor
  209. Pondok Sukmajaya Permai & Griya Sukmajaya (2) Kabupaten Bogor
  210. Pondok Sukmajaya Permai (1) Kabupaten Bogor
  211. Pondok Widyatama Indah Cibinong Kabupaten Bogor
  212. Puri Cikeas Kabupaten Bogor
  213. Puri Ganda Asri (Galileo) Kabupaten Bogor
  214. Raffles Hills Blok A, B, C, D & F Kabupaten Bogor
  215. Raffles Hills Blok E Kabupaten Bogor
  216. Rafless Hills Blok Q Kabupaten Bogor
  217. Rancamaya Golf Estate (Cluster Alamanda, Waringin, Tanjung, Kertanegara, Jasmin & Katelia)
  218. Rancamaya Golf Estate (Cluster Balcony Grande & Cluster Bogor Balcony) Bogor
  219. Rancamaya Golf Estate (Cluster Junifer Forest & Golf View) Bogor
  220. Rancamaya Golf Estate (Cluster Palem, Istana Bunga, Lake View, Cendana, Cemara, Ruby Raya)
  221. Rancamaya Golf Estate (Cluster Summit) Bogor
  222. Rancamaya Golf Estate (Cluster Teratai & Kana) Bogor
  223. Rancamaya Golf Estate(Cluster Padma) Bogor
  224. Rs Pertamedika Sentul City Kabupaten Bogor
  225. Sentul City (Cluster Taman Besakih) Kabupaten Bogor
  226. Sentul City (Cluster Taman Udayana) Kabupaten Bogor
  227. Sentul City (Cluster Taman Victoria ) (1) Kabupaten Bogor
  228. Sentul City (Cluster Taman Victoria ) (2) Kabupaten Bogor
  229. Sentul City (Cluster Taman Victoria ) (3) Kabupaten Bogor
  230. Sentul City (Cluster Tampak Siring) (1) Kabupaten Bogor
  231. Sentul City (Cluster Tampak Siring) (2) Kabupaten Bogor
  232. Sentul City (Cluster Venesia & Mountain View) Kabupaten Bogor
  233. Sentul City (Cluster Venesia) Kabupaten Bogor
  234. Sentul City (Taman Pasadena & Taman Sakura) Kabupaten Bogor
  235. Sentul City Cluster Legian Kabupaten Bogor
  236. Taman Cinangka (Jl Kayu Putih & Jl Pala Raya Area) Kotamadya Depok
  237. Taman Duta Depok (1) Kabupaten Bogor
  238. Taman Duta Depok (2) Kabupaten Bogor
  239. Taman Manggis Permai Kabupaten Bogor
  240. Tamansari Puri Bali (1) Kabupaten Bogor
  241. Tamansari Puri Bali (2) Kabupaten Bogor
  242. Tamansari Puri Bali (3) Kabupaten Bogor
  243. Tanah Baru Area (1) Kabupaten Bogor
  244. Tanah Baru Area (2) Kabupaten Bogor
  245. Tanah Baru Area (3) Kabupaten Bogor
  246. Tanah Baru Area (4) Kabupaten Bogor
  247. Tanah Baru Area (5) (Rw 11) Kabupaten Bogor
  248. Telaga Kahuripan (1) (Cluster Bukit Indah Prasta) Kabupaten Bogor
  249. Telaga Kahuripan (2) (Cluster Candraloka) Kabupaten Bogor
  250. Telaga Kahuripan (3) (Cluster Candraloka) Kabupaten Bogor
  251. Telaga Kahuripan (4) (Cluster Candraloka) Kabupaten Bogor
  252. Telaga Kahuripan (5) (Taman Ganesha, Cluster Griya Ganesha & Cluster Ganesha) Kabupaten Bogor
  253. Telaga Kahuripan (6) (Cluster Ganesha&Beranda Ganesha) Kabupaten Bogor
  254. The Address Cibubur (Cluster Ultima) Kabupaten Bogor
  255. The Address Cibubur Cluster Platinum Kabupaten Bogor
  256. Tugu Area (Jl. Kolonel Polisi Pranoto) Kabupaten Bogor
  257. Tugu Area (Jln. Rtm Kelapa Dua) Kabupaten Bogor
  258. Tugu Area Akses Ui (2) Kabupaten Bogor
  259. Villa Mahkota Pesona (1) Kabupaten Bogor
  260. Villa Mahkota Pesona (2) Kabupaten Bogor
  261. Villa Mutiara Bogor (1) Bogor
  262. Villa Mutiara Bogor (2) Bogor
  263. Villa Mutiara Bogor (3) Bogor
  264. Villa Mutiara Bogor (4) Bogor
  265. Villa Mutiara Bogor 2 (1) Kabupaten Bogor
  266. Villa Mutiara Bogor 2 (2) Kabupaten Bogor
  267. Villa Mutiara Cinere (1) Kotamadya Depok
  268. Villa Mutiara Cinere (2) Kotamadya Depok
  269. Villa Mutiara Cinere (3) Kotamadya Depok
  270. Villa Nusa Indah 1 (1) Kabupaten Bogor
  271. Villa Nusa Indah 1 (2) Kabupaten Bogor
  272. Villa Nusa Indah 1 (3) Kabupaten Bogor
  273. Villa Nusa Indah 2 (1) Kabupaten Bogor
  274. Villa Nusa Indah 2 (2) Kabupaten Bogor
  275. Villa Nusa Indah 2 (3) Kabupaten Bogor
  276. Villa Nusa Indah 2 (4) Kabupaten Bogor
  277. Villa Nusa Indah 2 (5) Kabupaten Bogor
  278. Villa Nusa Indah 2 (6) Kabupaten Bogor
  279. Villa Nusa Indah 2 (7) Kabupaten Bogor
  280. Villa Nusa Indah 2 (8) Kabupaten Bogor
  281. Villa Nusa Indah 2 (9) Kabupaten Bogor
  282. Villa Nusa Indah 5 (1) Kabupaten Bogor
  283. Villa Nusa Indah 5 (2) Kabupaten Bogor
  284. Villa Nusa Indah 5 (3) Kabupaten Bogor
  285. Villa Pabuaran Indah (1) Kabupaten Bogor
  286. Wisma Harapan 1 Cimanggis Kabupaten Bogor
  287. Wisma Mas Kabupaten Bogor
Dapatkan Promo Khusus Untuk Wilah Bogor dan Depok, Informasi Promo dan Cover Jaringan Silahkan Hubungi di 0852 8303 6737 ( Whatsup) atau di 0818 0637 4599 dan klik link url http://www.caracekonline.xyz/2017/05/cara-cek-tagihan-first-media.html untuk mengetahui tagihan First Media di rumah kamu jika sudah berlangganan.

Rabu, 24 Mei 2017

Telat Bayar Pajak Bumi dan Bangunan? Ini Sanksinya


Merujuk ketentuan yang tertuang pada Pasal 11 ayat (4) dan Pasal 12 UU No.12 Tahun 1985 tentang Pajak Bumi dan Bangunan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1994, Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 78/PMK.03/2016 tentang Tata Cara Penerbitan Surat Tagihan Pajak Pajak Bumi dan Bangunan.

Dalam PMK itu disebutkan, Direktur Jenderal Pajak (DJP) menerbitkan Surat Tagihan Pajak (STP) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dalam hal terdapat PBB terutang dalam Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) atau Surat Ketetapan Pajak (SKP) PBB yang tidak atau kurang dibayar setelah tanggal jatuh tempo pembayaran.

“STP PBB memuat PBB atau yang tidak atau kurang dibayar ditambah dengan denda administrasi sebesar 2% (dua persen) per bulan dari PBB yang tidak atau kurang dibayar,” bunyi Pasal 3 ayat (1) PMK itu, seperti dikutip dari situs Setkab, (19/5).

Denda administrasi sebagai dimaksud, menurut PMK ini, dihitung dari saat jatuh tempo sampai tanggal pembayaran untuk jangka waktu paling lama 24 (dua puluh empat) bulan dari bagian dari bulan dihitung penuh 1 (satu) bulan.

“STP PBB diterbitkan dalam jangka waktu paling lama 5 (lima) tahun setelah saat berakhirnya tahun pajak,” bunyi Pasal 6 PMK itu.

Menurut PMK ini, jumlah PBB yang terutang dalam STP PBB harus dilunasi paling lambat 1 (satu) bulan sejak tanggal diterimanya STP PBB oleh Wajib Pajak, yaitu tanggal tanda terima dalam hal STP PBB disampaikan secara langsung, atau tanggal bukti pengiriman dalam hal STP PBB dikirim melalui pos atau jasa pengiriman lainnya.

Dalam PMK ini juga ditegaskan, jumlah pajak yang terutang berdasarkan STP PBB yang tidak dibayar pada waktunya, dapat ditagih dengan Surat Paksa.

Dengan diterbitkannya PMK ini, maka ketentuan mengenai penerbitan kembali SPPT atau SKP PBB berdasarkan Surat Keputusan Keberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 14 ayat (6), dan ketentuan mengenai tidak dapat diajukannya keberatan terhadap SPPT atau SKP PBB yang diterbitkan berdasarkan Surat Keputusan Keberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 14 ayat (7) dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor: 253/PMK.03/2014 tentang Tata Cara Pengajuan dan Penyelesaian Keberatan Pajak Bumi dan Bangunan, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Cek http://www.caracekonline.xyz/2017/05/cara-cek-tagihan-pbb.html untuk mengetahui berapa tagihan pajak bumi dan bangunan yang harus anda bayar.

“Peraturan Menteri ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 10 PMK Nomor: 78/PMK.03/2016 tentang Tata Cara Penerbitan Surat Tagihan Pajak Pajak Bumi dan Bangunan, yang diundangkan oleh Dirjen Peraturan Perundang-Undangan Kementerian Hukum dan HAM, Widodo Ekatjahjana, pada 13 Mei 2016.

Sekilas Tentang PDAM Tirta Dharma

Manusia memiliki ketergantungan terhadap air untuk hidup sebagaimana makhluk lainnya. Air mempunyai arti yang sangat penting sehingga dibutuhkan proses pengelolaan agar dapat dimanfaatkan secara baik dan berimbang antar makhluk hidup, manusia, binatang, tumbuhan dan pepohonan karena semua bergantung kepada air.


Di samping itu, air merupakan “given” (anugerah) yang harus dikelola sedemikian rupa agar tidak menjadi sumber konflik antar sesama. Oleh karenanya para pendiri bangsa ini dengan sangat cerdas mengatur semua aset kekayaan alamnya harus dikuasai oleh negara dan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Hal ini tergambar jelas dalam UUD ‘45 pasal 33 yang menyebutkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara untuk digunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Pasal ini merupakan landasan filosofis untuk menentukan bagaimana pengelolaan sumber daya alam, termasuk sumber daya air, dalam kehidupan bernegara. Hak utama untuk menikmati manfaat dari sumber daya air adalah rakyat Indonesia. Hal ini juga sesuai dengan deklarasi The United Nations Committee on Economic, Cultural and Social Rights yang menyatakan bahwa air bukan semata-mata komoditas ekonomi, tapi juga komoditas sosial dan budaya (social and culture good) dan akses terhadap air adalah merupakan hak asasi manusia.

Dengan ini dapat dipahami bahwa pengelolaan air menjadi kewenangan negara yang kemudian diimplementasikan melalui Peraturan Pemerintah No. 14 tahun 1987 tentang desentralisasi tanggung jawab pemerintah pusat disebutkan bahwa tanggung jawab untuk menyediakan suplai air bersih adalah pada pemerintah daerah. Sebagai perwujudannya, penyediaan sebagian besar kebutuhan air bersih di Indonesia dilakukan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), yang terdapat di setiap provinsi, kabupaten, dan kotamadya di seluruh Indonesia. PDAM merupakan perusahaan daerah sebagai sarana penyedia air bersih yang diawasi dan dimonitor oleh aparat-aparat eksekutif maupun legislatif daerah. PDAM sebagai perusahaan daerah diberi tanggung jawab untuk mengembangkan dan mengelola sistem penyediaan air bersih serta melayani semua kelompok konsumen dengan harga yang terjangkau. PDAM bertanggung jawab pada operasional sehari-hari, perencanaan aktivitas, persiapan dan implementasi proyek, serta bernegosiasi dengan pihak swasta untuk mengembangkan layanan kepada masyarakat.

Sedangkan mengenai fungsi PDAM diatur melalui Keputusan Menteri Dalam Negeri No : 690-069 tahun 1992, tentang Pola Petunjuk Teknis Pengelolaan PDAM yang menjelaskan bahwa PDAM mempunyai tugas pokok pelayanan umum kepada masyarakat, di mana dalam menjalankan fungsinya PDAM diharapkan mampu membiayai dirinya sendiri (self financing) dan harus berusaha mengembangkan tingkat pelayanannya, di samping itu PDAM juga diharapkan mampu memberikan sumbangan pembangunan kepada Pemerintah Daerah. Selanjutnya dalam keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 1999, tentang Pedoman Penilaian Kinerja PDAM dinyatakan bahwa tujuan pendirian PDAM adalah untuk memenuhi pelayanan dan kebutuhan akan air bersih bagi masyarakat serta sebagai salah satu sumber   PAD. Untuk mencapai tujuan di atas, maka penyelenggaraan, pengelolaan dan pembinaan terhadap PDAM harus berdasarkan kepada prinsip-prinsip dan azas ekonomi perusahaan yang sehat.

Mengingat keberadaan PDAM dibiayai oleh pemerintah daerah yang bersumber   dari uang masyarakat (public fund) maka dalam pengelolaanya diharapkan PDAM memperhatikan aspek transparansi dan akuntabilitas, baik dalam aspek pengelolaan keuangan, aspek operasional dan aspek administrasinya, karena ketiga aspek dimaksud sangat menetukan kinerja pengelolaan perusahaan termasuk di dalamnya adalah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Sejarah panjang berdirinya perusahaan pengelolaan air minum, sampai terbentuknya PDAM dan terbitnya UU 5/1962 tentang Perusahaan Daerah merupakan bukti nyata keseriusan Pemerintah dalam pengelolaan air minum.

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) merupakan badan usaha milik daerah (BUMD) yang memberikan jasa pelayanan dan menyelenggarakan kemanfaatan di bidang air minum. Aktivitas PDAM antara lain mengumpulkan, mengolah, dan menjernihkan hingga mendistribusikan air ke masyarakat/pelanggan.

Setelah sekian lama penyediaan air minum hanya oleh PDAM, sampai tahun 1997 dan puncaknya dengan terbitnya UU 7/2004 tentang Sumber Daya Air, dimana pada Pasal 9 dinyatakan bahwa Hak Guna Usaha Air dapat diberikan kepada perseorangan atau badan usaha dengan izin dari Pemerintah atau pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya. Pada Pasal 1 UU 7/2004 menyatakan bahwa Hak Guna Usaha Air adalah hak untuk memperoleh dan mengusahakan air. Yang artinya, air di Indonesia sudah mendapatkan legitimasi untuk menjadi suatu komiditi.

Pasal 45 ayat (3) UU 7/2004 menyatakan bahwa Pengusahaan sumber daya air (selain sumber daya air permukaan yang meliputi satu wilayah sungai) dapat dilakukan oleh perseorangan, badan usaha, atau kerja sama antar badan usaha berdasarkan izin pengusahaan dari Pemerintah atau pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya. Penjelasan ayat  tersebut menyatakan Yang dimaksud dengan badan usaha pada ayat ini dapat berupa badan usaha milik negara/badan usaha milik daerah (yang bukan badan usaha pengelola sumber daya air wilayah sungai), badan usaha swasta, dan koperasi. Sebagaimana mestinya, kamu bisa mengecek tagihan air pdam rumah kamu di link berikut http://www.caracekonline.xyz/2017/05/cara-cek-tagihan-pdam.html.

Senin, 08 Mei 2017

Cara Menampilkan Subtitle Video di Facebook

Dewasa ini konten berbasis video kian marak dan digemari, termasuk di jejaring sosial terpopuler di dunia yakni Facebook. Namun tidak seperti YouTube, di Facebook kamu tidak secara otomatis bisa menampilkan subtitle video.

Begini Cara Menampilkan Subtitle Video Di Facebook

Hanya orang yang mengunggah video yang bisa menambahkan subtitle dan ia juga harus mengaktifkannya melalui pengaturan. Jika kamu hendak mengunggah video di Facebook disertai teks, berikut ini cara yang mesti kamu tempuh.

1. Aktifkan Tampilkan Teks

Pertama, buka Facebook melalui browser di komputer kamu. Ya, kamu harus mengaksesnya di browser komputer karena pengaturan video ini tidak tersedia di Facebook versi mobile.

Secara default, Facebook tidak menampilkan subtitle pada video. Jika video memiliki subtitle, kamu dapat mengaktifkannya. Buka Settings dan pilih Video. Lalu, aktifkan pilihan Always Show Captions.

2. Cara Menyesuaikan Subtitle

Lebih lanjut, kamu bisa mengatur tampilan subtitle. Secara default, subtitle berwarna putih dengan latar belakang abu-abu transparan. Cukup mudah untuk dibaca, namun kamu dapat mengubah warna, ukuran teks, warna latar belakang, dan opacity.

Klik tombol edit di sebelah pilihan "Captions Display". Warna latar belakang dan warna subtile, tersedia dalam 8 pilihan warna yaitu hitam, biru, hijau, sian, merah, magenta, putih, dan kuning.

Sementara opacity latar belakang dapat diatur ke 0, 25, 45, 75, dan 100. Untuk ukuran teks dapat diatur menjadi 75, 50, 125, 150, 175, atau 200%. Kamu dapat dapat membuat ukuran teks terlihat lebih besar atau lebih kecil.

Akhir Kata Kami Sarankan untuk Anda :

  1. Cara Cek Garansi Apple
  2. Cara Cek RAM Laptop

Itulah cara menampilkan subtitle video di Facebook. Sayangnya aplikasi mobile Facebook belum mampu menampilkan subtitle, hanya di Facebook versi web saja. Selamat mencoba!

Sabtu, 06 Mei 2017

Tingkah Cewek yang Bikin Cowok Gregetan

Membahas manusia memang tak akan pernah selesai. Cewek ataupun cowok pasti selalu punya hal-hal yang menarik untuk dibahas. Salah satunya segala sesuatu tentang cewek, tak hanya paras atau penampilannya, tapi juga ucapan-ucapan mainstream, sampai dengan tingkah lakunya.


Memang nggak semua cewek punya tingkah yang sama, karena semua kembali lagi ke sifat dasar individunya. Tapi setidaknya kamu sebagai cewek pasti pernah bertingkah menyebalkan seperti ini ke cowokmu. Hanya saja kamu kadang tak sadar saat melakukannya. Hayo, benar nggak?
1. Saat cowokmu ingin membantu, tapi kamunya sok mandiri

Nanti pulangnya aku jemput lagi ya.
Eh, nggak usah. Aku bisa sendiri kok.
Lho, kenapa?
Pengen pulang sendiri aja….

Siapa bilang cewek selalu manja. Kadang keadaan justru sebaliknya, kamu seringnya sok-sok mandiri. Tawaran bantuan cowokmu sering kamu tolak, dengan alasan yang menurutnya kadang tak jelas. Buatnya bertanya-tanya kenapa, bahkan sampai pernah mengira kamu jalan sama orang lain cuma karena tak mau dijemput olehnya. Mungkin situasi seperti ini membuat kelelakiannya merasa tersinggung, karena kamu seolah tak membutuhkan dia selayaknya pasangan.

2. Bilangnya “iya” saat cowok minta maaf, tapi masih saja ketus dan kadang menyinggungnya lagi

Menghadapi cewek yang sedang ngambek atau marah memang serba salah. Sadar atau nggak kamu sering sekali keras kepala. Salah satunya saat cowokmu sudah meminta maaf, dan kamunya sendiri cuma bilang “iya” dengan perasaan yang sebenarnya masih juga kesal. Di tengah perasaan cowok yang sudah mulai lega, tapi kamu justru kembali berbicara dengan ketus dan sesekali menyidir cowokmu dengan persoalan tadi.

Jadi sebenarnya sih kamu masih ngambek, dan maunya cowokmu merasa bersalah sampai akhirnya terus membaikimu.

3. Saat nggak jelas maunya apa. Seperti pengen nyemil, tapi nggak mau yang bikin gemuk

Bukannya banyak maunya, tapi kadang kamu justru tak jelas keinginannya apa. Kadang juga kamu meminta pendapat ke cowokmu. Tapi ujung-ujungnya semua pendapat itu kamu mentahkan begitu saja. Sementara cowokmu sendiri aslinya sudah bingung, dan gregetan menghadapimu.

Aku pengen nyemil nih, enaknya apa ya?
Beli martabak mozarella aja yuk.
Nggak ah itu lemak semua.
Ya udah beli makaroni pedas aja gimana, ringan banget ‘kan tuh.
Aku lagi nggak pengen makan pedas.
Salad buah, gimana? ‘Kan bisa bikin sendiri.
Males mau buatnya.
Hmmm…..
Baca :

Mungkin harusnya ngemil batu saja kali ya. -_-

4. Dandan lama dan membiarkan cowok nunggu. Tapi saat cowoknya telat marahnya nggak tanggung-tanggung

Saat dandanmu cukup lama, kamu sendiri tak terima jika cowokmu komplain karena harus menunggu. Kebanyakan sih cewek pasti berkelit dengan alasan, kalau toh dirinya dandan pun untuk cowoknya. Bukan cuma biar cowoknya senang, tapi juga bangga karena punya cewek yang cantik. Sementara saat cowok tiba-tiba telat, jangan ditanya lagi marahnya kamu seperti apa. Kalau nggak mendadak diam, pasti menggerutu berkali-kali.