Selasa, 12 Januari 2016

Empati atau Simpati ?

Di salah satu sesi seminar pengembangan diri yang dihadiri lebih dari 100 peserta, saya sharing mengenai beberapa poin salah satunya empati. Jalannya seminar semakin menarik terlebih ketika ada yang bertanya bedanya simpati dengan empati apa ya ?


Simpati adalah suatu proses dimana seseorang merasa tertarik terhadap pihak lain, sehingga mampu merasakan apa yang dialami, dilakukan dan diderita orang lain. Dalam simpati, perasaan memegang peranan penting. Simpati akan berlangsung apabila terdapat pengertian pada kedua belah pihak.

Empati , katakanlah sama dengan simpati secara definitif . Tetapi empati tidak akan terjadi kalau kita tidak “terkoneksi” dengan orang tersebut . Empati terjadi kalau kita memiliki hubungan yang lebih dekat dengan orang tersebut atau bisa juga empati terjadi karena kita pernah mengalami hal yang sama. Empati seperti kita berdiri di atas sepatu orang lain.

Terus membedakannya bagaimana ? Saya lalu balik bertanya kepada ibu yang bertanya tadi … Ibu pernah gak mengalami misalnya ada tetangga satu RT yg rumahnya agak jauh terkena musibah ? Pernah pak (jawab ibu tadi) .. Bagaimana rasanya ? Ya sedih dong pak namanya juga tetangga … Ok nah terus ibu pernah gak mengalami orang tua atau adek/kakak ibu mengalami musibah ? Pernah pak … Bagaimana rasanya ? ya sedih banget pak … Sedih mana antara yang pertama dengan yang kedua ?? Ya jauh sedih yang kedua pak..

Nah itulah bedanya simpati dengan empati.. Empati mudah terjadi jika kita memiliki hubungan yang dekat orang tersebut … Kalau kita analogikan dengan buah, jika simpati itu kulitnya maka empati itu adalah isinya ….


Sepertinya peserta mangut-mangut puas dengan jawaban tersebut (mudah2n tidak puas karena ketidakpuasan bisa membuat seseorang menggali lebih dalam )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar